Ahmad Iskandar Tanjung didampingi kuasa hukumnya Jufri Hardika saat menggelar konferensi pers di kediamannya, jl. H. Sukur, Lubuk Semut, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun. Sabtu, (20/12/2025) malam. Foto : Ery.
Karimun, Hbabe.id – Ahmad Iskandar Tanjung (AIT), yang disebut-sebut melakukan penipuan, pemerasan, pelecehan serta penggiringan opini yang berujung provokasi di media sosial, akan melaporkan balik RR ke Polda Kepri. AIT menganggap RR telah menyebarkan berita palsu dan merusak reputasinya.
“Yang jelas, saya akan melaporkan balik hal ini,” tegas Ahmad Iskandar didampingi kuasa hukumnya Jufri Hardika saat menggelar konferensi pers di kediamannya, jl. H. Sukur, Lubuk Semut, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun. Sabtu, (20/12/2025) malam.
Ahmad Iskandar menyebut dirinya tidak pernah kenal dan tidak pernah mendatangi rumah NK. Menurutnya, justru NK lah yang mendatangi dirinya untuk meminta bantuan agar melakukan pendampingan hukum terhadap kasusnya.
Selanjutnya, dengan bukti-bukti yang ada, dirinya mengaku melakukan pendampingan terhadap NK hingga ke Batam dan Jakarta.
“Bukti-buktinya lengkap. Videonya ada, tiketnya ada dan semuanya ada,” jelasnya.
Untuk itu, Ahmad Iskandar sangat menyayangkan bahwa dirinya dituding melakukan pemerasan senilai Rp 35 juta dan dituding melakukan pelecehan seksual terhadap NK.
“Saya ini bukan Makelar Kasus (Markus) tapi saya adalah Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (BAPAN). Kemudian kalau saya melakukan pelecehan seksual semestinya yang melaporkannya adalah saudari NK yang dilengkapi dengan visum fangkal dan visum dalam,” ungkapnya.
“Selain itu saya dituding sebagai pendatang, nah ini artinya ada indikasi SARA dan melanggar HAM,” sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Iskandar meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk bertindak secara profesional dan mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Ia juga menekankan bahwa dirinya siap menghadapi proses hukum dan membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.
“Saya kawatir ini ada tunggangan. Kalau saya terbukti melakukan hal tersebut silahkan tangkap saya dan saya tidak akan lari, penjara bukan kiamat bagi saya karena seorang aktivis resikonya pasti seperti ini. Tapi jika tidak terbukti, siap-siap saya akan melaporkan balik,” pungkasnya.
Penulis : Ery
Views: 401
